Manajemen Molting Udang Vaname — Paling Rawan Justru Setelah Ganti Kulit
008kartu
Udang hanya tumbuh saat molting. Tetapi udang yang baru ganti kulit tidak berdaya sampai kulit barunya mengeras, dan kebutuhan oksigennya naik tajam selama itu. Berikut yang perlu dipantau saat molting dan cara mencegah gagal molting.

Udang tidak tumbuh sedikit demi sedikit seperti ikan. Mereka terkurung dalam kulit yang keras dan baru membesar tepat pada saat melepaskannya. Molting adalah pertumbuhan itu sendiri. Masalahnya, itu juga waktu paling berbahaya bagi udang.
■ Apa yang terjadi tepat setelah molting
Udang yang baru melepas kulitnya bertubuh lunak. Kulit baru butuh sekitar satu sampai tiga hari untuk mengeras, dan selama itu udang praktis tidak punya pertahanan. Bukan hanya predator dari luar — udang lain di kolam yang sama pun menyerang. Udang berkulit lunak adalah mangsa mudah sekaligus sumber mineral yang praktis untuk kulit si penyerang. Karena itu kehilangan sering menumpuk di masa molting pada kolam padat yang tidak punya tempat bersembunyi.
Hal kedua yang mudah terlewat adalah oksigen. Molting menghabiskan banyak energi, sehingga kebutuhan oksigen pada masa ini naik tajam. Kadar oksigen terlarut yang biasanya cukup bisa menjadi kurang saat molting. Jaga oksigen terlarut di 5 mg/L atau lebih, dan beri perhatian khusus pada dini hari ketika oksigen berada di titik terendah.
■ Ketika kulit tidak mengeras — gagal molting
Kulit baru dibentuk dari mineral yang ada di air. Pada air dengan alkalinitas rendah kulit tidak dapat mengeras dengan benar, dan ada udang yang mulai molting tetapi tidak sanggup menyelesaikannya lalu mati. Inilah yang disebut gagal molting.
Kelola alkalinitas pada kisaran 100–150 mg/L. Alkalinitas sekaligus menstabilkan pH. Bila alkalinitas rendah, ayunan pH harian melebar, dan itu sendiri sudah membebani udang.
Perubahan salinitas yang mendadak juga memicu gagal molting. Udang vaname sanggup hidup pada rentang lebar, sekitar 5–35 ppt, tetapi yang menentukan bukan nilai mutlaknya melainkan kecepatan perubahannya. Perubahan lebih dari 5 ppt dalam sehari tidak sanggup ditahan udang yang baru molting. Setelah ganti air atau hujan deras, ukur ulang. Jaga juga ayunan suhu harian di bawah 3 ℃ dengan alasan yang sama.
■ Jangan menambah pakan saat udang berhenti makan
Menjelang molting, udang makan lebih sedikit atau hampir berhenti. Ini proses normal, bukan penyakit. Kesalahan yang sering terjadi adalah membaca turunnya nafsu makan sebagai kelaparan lalu menambah pakan.
Pakan yang tidak dimakan mengendap di dasar, terurai, menaikkan amonia dan menghabiskan oksigen. Pada masa molting itu berarti memicu dua hal yang paling ingin dihindari sekaligus. Kurangi jatah pakan dan sesuaikan berdasarkan sisa di anco.
■ Sediakan tempat berlindung
Cara paling andal menjaga udang yang baru molting tetap hidup adalah membuatnya tidak terlihat. Kolam dengan tempat berlindung yang memadai kehilangan jauh lebih sedikit udang selama masa molting. Pada kolam padat hal ini justru lebih penting.
■ Molting dibaca dari catatan, bukan dari pandangan mata
Satu kolam tidak molting serentak. Tiap individu punya jadwalnya sendiri — udang kecil lebih sering, udang besar lebih jarang. Jadi pertanyaan "apakah sekarang masa molting" tidak bisa dijawab dengan sekali melihat kolam.
Catatan yang menjawabnya. Bila konsumsi pakan turun beberapa hari berturut-turut, kulit kosong mulai terlihat di dasar, dan pada rentang yang sama kematian ikut naik, besar kemungkinan itu berkaitan dengan molting. Catat pakan, kualitas air dan kematian pada tanggal yang sama, maka siklus berikutnya akan mulai terbaca.
Shrimp365 mencatat kualitas air, pakan dan kematian per petak, lalu memberi tahu Anda saat sebuah nilai keluar dari rentangnya. Gratis digunakan.
- #molting
- #udang vaname
- #kualitas air
- #oksigen terlarut
- #alkalinitas
- #salinitas
- #manajemen pakan
- #budidaya udang









