Shrimp365

Menghadapi Topan dan Hujan Deras — Kematian Datang Esok Harinya

008kartu

Air hujan tidak menyatu, melainkan mengambang jadi lapisan di atas, dan dasar di bawahnya kehilangan pasokan oksigen. Berikut yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah hujan.

Menghadapi Topan dan Hujan Deras — Kematian Datang Esok Harinya — 1/8 kartu
1 / 8
Kematian jauh lebih sering ditemukan pada pagi berikutnya, bukan pada hari hujannya. Bukan hujan yang membunuh udang, melainkan lapisan yang dibentuk hujan itu memutus oksigen sepanjang malam. ■ Air hujan mengambang, tidak menyatu Air hujan tidak bergaram sehingga ringan. Begitu jatuh ke tambak, ia tidak langsung menyatu melainkan membentuk lapisan tawar tipis di permukaan. Menyatu dengan sendirinya butuh beberapa jam. Begitu lapisan itu terbentuk, atas dan bawah terpisah. Permukaan punya oksigen sementara dasar terputus pasokannya — padahal di dasar itulah udang berada. Tambah langit mendung yang melemahkan fotosintesis, maka oksigen dasar akan habis sepanjang malam. ■ Salinitas — dalam rentang 5 ppt sehari Udang vaname hidup di 5 sampai 35 ppt. Yang penting bukan nilai mutlaknya melainkan kecepatan perubahannya. Berubah lebih dari 5 ppt dalam sehari tidak sanggup ditahan udang yang baru ganti kulit. Hujan deras adalah peristiwa khas yang melewati batas itu sekaligus. Setelah hujan reda, ukur ulang salinitas dan bandingkan dengan angka sebelum hujan. ■ Sebelum hujan — turunkan lebih dulu Kalau sudah melihat prakiraan, kurangi jumlah pakan dari sebelumnya. Saat hujan udang makan lebih sedikit, dan sisanya mengendap di dasar, terurai, dan menghabiskan oksigen. Periksa juga alkalinitas. Menjaga 100 sampai 150 mg/L membuat pH tidak banyak goyah saat air hujan masuk. Alkalinitas rendah lalu kena hujan deras akan membuat pH anjlok, dan itu sendiri sudah membebani udang. ■ Saat hujan — jangan matikan kincir Kesalahan paling sering adalah mematikan kincir selagi hujan. Lakukan sebaliknya. Kincir bukan hanya memasukkan oksigen. Ia mengaduk, sehingga mencegah lapisan terbentuk sejak awal. Mengaduk sebelum stratifikasi terjadi jauh lebih mudah daripada memecahnya setelah terbentuk. Jalankan terus selama hujan dan beberapa saat setelah reda. ■ Setelah hujan — buang dari permukaan Air tawar berada di atas. Jadi saat membuang air, ambil dari atas, bukan dari bawah. Pembuangan permukaan mengeluarkan lapisan tawar lebih dulu sehingga salinitas cepat pulih. Membuang dari dasar hanya mengeluarkan air asin di bawah sementara lapisan tawarnya tetap tinggal. Mengetahui letak saluran pembuangan sudah setengah dari persiapan menghadapi hujan deras. Dan perhatikan warna airnya. Setelah hujan deras plankton sering runtuh sekaligus. Kalau air mendadak bening, malam itulah yang paling berbahaya. ■ Malam itu dan subuh berikutnya Pada hari yang ada hujan deras, jangan lewatkan pengukuran menjelang subuh. Lapisan sudah terbentuk, plankton sudah tergoyang, dan pakan masih tertinggal di dasar. Harus ada orang di tambak pukul 4 sampai 6 pagi, saat oksigen berada di titik terendah. Kalau udang berkumpul dekat permukaan atau di tepi tambak, itu sudah kekurangan oksigen. Segera jalankan kincir maksimal dan hentikan pakan. ■ Catatan menyiapkan Anda untuk topan berikutnya Catat tanggal hujan, curah hujannya, serta salinitas, pH, alkalinitas, dan oksigen subuh sebelum dan sesudahnya. Seberapa goyah tambak Anda oleh hujan deras dan berapa hari pulihnya berbeda di tiap tambak. Mengetahui rentang itu akan mengubah cara Anda membaca prakiraan berikutnya. Shrimp365 mencatat salinitas, pH, dan oksigen terlarut per petak, lalu memberi tahu begitu sebuah nilai keluar dari rentangnya. Gratis digunakan.
  • #topan
  • #hujan deras
  • #salinitas
  • #kualitas air
  • #oksigen terlarut
  • #udang vaname
  • #manajemen tambak
  • #budidaya udang

Materi terkait